JURNALSECURITY | Makassar — Puluhan remaja yang terlibat geng motor berhasil diamankan Polrestabes Makassar. Pasalnya, geng motor tersebut mulai meresahkan warga.
Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar, Inspektur Satu Muh Afhi Abrianto mengatakan polisi menangkap 22 remaja diduga terlibat dalam geng motor Bodrex. Dari 22 orang diamankan, empat remaja yakni MA (17), AZ (18), AW (18), dan AL (17) sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Gowa karena kasus penyerangan pos satpam.
“Mereka kami amankan di sebuah kos-kosan di Jalan Kakatua. Keempat remaja ini diduga ikut dalam penyerangan pos sekuriti di Gowa, karena mereka masuk dalam DPO,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (14/2).
“Empat pelaku dan barang bukti kita serahkan ke Polres Gowa,” imbuhnya.
Sementara itu, Polrestabes Makassar kembali mengamankan enam remaja yang diduga terlibat dalam geng motor pada Sabtu (12/2). Enam remaja tersebut yakni IP (18), AN (17), HH (16), GU (18), AR (16), dan AS (19) diamankan saat petugas melakukan patroli rutin.
“Empat dari enam ini membawa senjata tajam jenis busur. Mereka langsung dibawa ke Polsek Tamalate untuk diperiksa,” tutur Kepala Seksi Humas Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Polisi Lando KS sebagaimana dilansir merdeka.com.
Berdasarkan pemeriksaan awal, keenam remaja ini berencana melakukan penyerangan terhadap geng motor lainnya bernama Bodrex. Mereka melakukan konvoi dengan sepeda motor untuk mencari musuhnya.
“Rencana mereka akan bergabung melakukan penyerangan bersama kelompok Kompleks Lepping, Kecamatan Tamalate,” ungkapnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, keenam remaja ini berencana melakukan penyerangan terhadap geng motor lainnya bernama Bodrex. Mereka melakukan konvoi dengan sepeda motor untuk mencari musuhnya.
“Rencana mereka akan bergabung melakukan penyerangan bersama kelompok Kompleks Lepping, Kecamatan Tamalate,” ungkapnya.[lian]